PESONA objek wisata Curug Malela di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat tak hanya menarik wisatawan lokal. Namun, air terjun yang sering disebut miniatur Niagara Falls di perbatasan Kanada-Amerika Serikat ini juga sering dikunjungi wisatawan mancanegara.

Berdasarkan penuturan pedagang di lokasi objek wisata tersebut, para turis mancanegara sering datang secara rombongan ke Curug Malela. "Banyak bule yang datang ke sini. Ada yang naik bus dan kendaraan lainnya," ujar Yani (42), salah seorang pedagang di objek wisata Curug Malela belum lama ini.

Apalagi, saat ini jalan menuju lokasi air terjun tersebut sudah cukup baik. Perjalanan sejauh 60 km dari pusat pemerintahan di Ngamprah menuju lokasi bisa ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam saja.

Di kawasan objek wisata ini, pengunjung bisa menyaksikan keindahan air terjun yang memanjang. Udara sejuk khas pegunungan Bandung selatan menambah asri suasana di Curug Malela.

Keberadaan objek wisata yang dikelola pemerintah daerah ini berdampak positif bagi pendududuk setempat, terutama bagi mereka yang membuka usaha. "Tiap hari juga banyak pengujungnya, apalagi di hari libur atau weekend pasti ramai," kata Yani.

Hal itu juga menjadi berkah tersendiri bagi tukang ojek yang menawarkan jasa tumpangan bagi pengunjung. Ojek mengantar pengunjug dari gerbang masuk hingga mendekati curug dengan tarif Rp 25.000.

"Ya lumayan, apalagi kemarin itu banyak pengunjung dari Eropa yang datang kesini, mereka menggunakan jasa ojek untuk naik turun menuju lokasi curug," ujar salah seorang tukang ojek, Ade (36).

Meski demikian, penataan di areal objek wisata inu masih belum memadai. Berbagai fasilitas seperti tempat parkir, toilet, dan tempat pedagang masih minim. Hal ini menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk dibenahi.

Curug Malela ikon wisata daerah

Bupati Bandung Barat Abubakar mengatakan, akan Curug Malela dijadikan ikon wisata daerah. Untuk mendukung hal itu, Pemkab akan terus membenahi infrastruktur di sekitar objek wisata tersebut.

"Untuk akses jalan menuju Curug Malela, sekarang sudah baik. Saya ingin di akhir kepemimpinan saya nanti, pembenahan objek wisata ini sudah selesai," katanya.

Dikatakan Abubakar, pengembangan destinasi wisata yang berada di  selatan Kabupaten Bandung Barat ini sudah dimplementasikan jauh-jauh hari oleh pemerintah daerah. Secara bertahap, pemerintah daerah ingin mewujudkan pembangunan dan program untuk masyarakat, di antaranya melalui pengembangan pariwisata.

"Tugas kami adalah menyiapkan insftratruktur ini. Sebab dengan infrastruktur yang baik, otomatis ekonomi masyarakat pun akan meningkat dan berkembang," katanya.

10 November 2017 / Berita

PESONA objek wisata Curug Malela di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat tak hanya menarik wisatawan lokal. Namun, air terjun yang sering disebut miniatur Niagara Falls di perbatasan Kanada-Amerika Serikat ini juga sering dikunjungi wisatawan mancanegara. Berdasarkan...

30 Oktober 2017 / Berita

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menilai jumlah tenaga kerja yang terserap berkat realisasi investasi masih kurang. Berdasarkan data BKPM, sejak 2015 hingga paruh pertama 2017, jumlah tenaga kerja yang terserap tercatat 3,4 juta orang tenaga kerja dari...

24 Oktober 2017 / Berita

Pemkab Bandung Barat mempersiapkan semaksimal mungkin menghadapi penilaian Adipura 2017-2018. Bupati Bandung Barat Abubakar berharap, penghargaan kebersihan itu bisa diraih tahun ini. Berbagai langkah dipersiapkan, di antaranya berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait...

23 Oktober 2017 / Berita

Dalam upaya peningkatan pelayanan publik khususnya di bidang pelayanan perizinan dengan melalui suatu pelayanan terpadu satu pintu serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningktan iklim investasi dan komitmen dalam peningkatan kinerja serta pencegahan korupsi, DPMPTSP Kabupaten Bandung Barat...